News & Events
October 28th, 2010

Jakarta,APBI-ICMA : Mengutip pemberitaan tempointeraktif.com hari ini 27/10/2010 diberitakan bahwa penjualan Batu Bara PT Bukit Asam (Persero) mencatat volume penjualan per kuartal ketiga 2010 sebesar 9,87 juta ton. Penjualan tersebut naik 12 persen dibandingkan volume penjualan sebesar 8,73 juta ton di periode yang sama tahun lalu.

"Kenaikan volume penjualan perusahaan tambang kali ini dikontribusikan dari 64 persen penjualan di pasar domestik dan sisanya sebanyak 36 persen berasal dari penjualan di pasar ekspor," kata Sekretaris Perusahaan PTBA Achmad Sudarto pada siaran pers yang diterima Tempo hari ini.

Walaupun penjualan naik, namun pendapatan PTBA mengalami penurunan hingga 10 persen menjadi Rp 5,9 triliun pada periode Januari sampai September 2010. Padahal pada periode yang sama tahun lalu pendapatan PTBA mencapai Rp 6,5 triliun. Ahmad menjelaskan, penurunan pendapatan ini disebabkan karena merosotnya harga jual batubara di pasaran.

"Harga jual rata-rata (tertimbang) batubara PTBA di pasar domestik mencapai Rp 613.214 per ton yang turun 18 persen dari Rp 751.428 per ton. Sedangkan di pasar ekspor mencapai USD 65,44 per ton atau terpeleset 6 persen dari USD 69,98 per ton pada periode sebelumnya tahun 2009," katanya.

Di lain pihak PTBA mencatatkan laba kotor perusahaan sebesar Rp 2,6 triliun, laba usaha sebesar Rp 1,6 triliun, dan laba bersih Rp 1,4 triliun. Dan untuk meningkatkan volume penjualan di tahun mendatang, Perseroan berencana membangun 307 kilo meter jalur kereta api dan pelabuhan khusus batubara sekaligus sarana infrastruktur penunjang dengan kapasitas angkut yang mencapai 25 juta ton per tahun.

"Rencananya pembangunan jalur kereta api dan pelabuhan khusus batu bara tersebut akan direalisasikan bersama-sama dengan partner usahanya melalui perusahaan patungan PT Bukit Asam Transpacific Railway (PT BATR)," katanya.

Source : tempointeraktif.com 27/10/2010

Posted by : Suharsono